Tuesday, 31 March 2015

Hunian Mewah yang Murah - Low Budget Low Maintenance




Pak Samsul membangun rumah yang cukup unik, yaitu dengan menggunakan konsep bangunan yang lebih dominan ke suasana pedesaan . Hal ini terlihat dari bangunan pak samsul benar-benar persis seperti ada di pedesaan.  Material utama yang dipakai dirumah pak samsul ini 80% adalah material kayu. Meskipun begitu, jenis kayu yang digunakan pak samsul memiliki kualitas low maintenance.

Ada beberapa poin yang menjadi patokan utama dalam membangun dan mendesign rumahnya.  Pertama karena pak samsul memiliki anak yang mempunyai penyakit asma, maka pak samsul harus memiliki sirkulasi udara yang sangat baik di rumah huniannnya. Poin yang kedua space yang dimiliki haruslah banyak dan sanggup untuk menampung orang sebanyak-banyaknya.  Poin tiga ketika pak samsul ingin melakukan renovasi pada rumahnya , pak samsul tidak membutuhkan biaya cukup tinggi.

Jenis kayu yang digunakan untuk membangun rumahnya ini adalah jenis kayu daur ulang. Kayu ini merupakan kayu bekas pada salah satu bangunan rumah sakit hasan sadikin di Jakarta.  Harga bambu dan kayu daur ulang dan bambu yang dibeli pak samsul hanya 10.000 rupiah perbatang.  Meskipun begitu kayu dan bambu tersebut ketika diaplikasikan dalam rumah bangunannya benar-benar terlihat tidak seperti kayu bekas.  Semua kayu dan bambu yang dipergunakan benar-benar telihat sebagai material yang masih baru.

Untuk dak-dakan yang mencapai harga 3.000.000 per meter, pak Samsul  mengakalinya dengan menambahkan beberapa material yang mirip seperti dak-dakan sehingga penghematan dalam dak-dakan ini mencapai 60%. Bata yang terlihat juga benar-benar tidak diplester dan diaci. Selain menghemat biaya bata expose ini justru menambah kesan yang sangat bagus.  Penghematan perawatan juga jauh lebih gampang.


Nuansa outdoor yang ada di hunian pak samsul ini benar-benar terasa, sirkulasi udaranya pun juga sangat bagus.  Di sebelah ruang santai terdapat musolla dengan konsep etnik yang menambah nuansa ruangan seperti di alam terbuka. Pada area pantry terlihat jelas dimasukkan unsur angkringan jogja. Gerobak-gerobak kayu dipasang pada pantry sehingga jauh menghemat biaya daripada harus membeli kitchen set yang lengkap. Penghematan dari area pantry ini mencapai 50% dari pembuatan pantry regular.

Bata ekspose, kayu, semen ekspose dan pemilihan cat natural telah membuat seluruh ruangan yang ada pada hunian pak samsul menjadi enak untuk dilihat dan ada benang merahnya. Cat yang dipilih pak samsul bukan cat sembarang, cat ini khusus untuk cuaca tropis, tahan panas dan hujan.

Untuk lantai dasarnya terlihat alami dan lebih menyatu dengan alam . Pak samsul juga menambahkan batu alam disekeliling tanaamanya hal ini membuat seluruh taman menjadi lebih segar  dan asri. Penggunaan topi caping sebagai wadah lampu dop membuat  suasana hunian semakin menunjukkan daerah pedesaan. Tpoi caping ini terbuat dari anyaman bambu asli yang dirajut oleh seniman khusus. Langit langit rumah pak samsul memiliki konsep bambu anyaman.

Lantai kedua rumah Pak Samsul difungsikan sebagai ruang santai multifungsi yang berguna sebagai tempat relexaxi untuk melepas penat sepulang dari rutinitas harian. Lantai 2 juga berfungsi sebagai ruang keluarga, ruang baca buku, dan ruang acara. Rumah pak samsul benar-benar menggunakan budget yang sangat murah dan terjangkau.
Pak samsul mengatakan jika ingin mendapatkan hunian budget murah dan low maintenance, haruslah mempunyai keuletan dan kesabaran dalam memilih material yang sesuai dan mempunyai benang merah.


0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2014 Andis Property