Renovasi Rumah Unik di Hunian Cluster
Gambar dari : Arsitek-anda.com
Mempunyai
rumah yang setiap ruangannya mempunyai konektivitas atau benang merah untuk
menuju ruang lainnya adalah suatu kepuasan sendiri. Warna dasar menjadi penentu
utama dari adanya benang merah itu. Jka kita mempunyai dapur dengan tone dasar
warna putih, maka sebaiknya ruangan akses menju kemeja makan menggunakan warna
soft grey. Karena jika kita menggabungkan antara warna natural dan mencolok,
akan kesan elegan akan hilang
Keserasian
antara gaya arsitektur dan design
interior yang saling melengkapi juga merupakan faktor penentunya. Jika kita
memiliki rumah hunian dengan konsep kayu-kayuan,
sebaiknya furniture dan perlengkapan design interior lainnya tentunya menggunakan
material dari alam juga. Kita bisa menggunakan material dengan warna batu alam, semen expose,
dan bata expose.
Konsep
kayu-kayuan bukan berarti menggunakan material kayu, begitu pula dengan bata
expose dan semen expose. Kita bisa menggunakan replika dari aluminium sebagai
materialnya. Hal itu dikarenakan jika kita menggunakan material alam sungguhan,
kita akan kesulitan dalam hal maintenance harian. Replika bahan memungkinkan
hunian kita memiliki konsep alam yang low maintenance.
Seringkali
ketika benang merah antara seluruh ruangan dalam hunian telah ketemu dan
memilki konektivitas dan sangat berkesinambungan dengan design arsitekturnya
tetapi karena ada ketidakcocokan dengan karakter pemilik rumah, maka interior
seringkali diubah total. Karakter pemilik
rumah sifatnya sangat subjektif sekali namun bukan berarti arsitek dan design
interior tidak bisa mengerti keinginan klien. Oleh karena itu, setiap arsitek
maupun design interor harus berkomunikasi secara intens dengan pemilik rumah.
Karena
Goal dari pemilik rumah sebaiknya eksekusinya harus dibuat oleh pemilik rumah
itu sendiri. Konektivitas dan kesesuaian benang merah mungkin terkesan sebagai goal dari pemilik rumah tapi
sebenarnya yang seringkali terjadi dan seringkali tidak terungkapkaan adalah goal
dari pemilik rumah, yaitu menentukan sendiri keputusannya. Meskipun ide itu
terlahir dari design interior dan arsitek, tapi pemilik rumah akan selalu
mencari cara agar mengeluarkan ide yang harus diterima oleh design interior dan
arsiteknya. Tidak semua pemilik rumah seperti tapi 80% iya.
Kita
sebagai pemilik rumah juga harus bisa mengerti tentang apa yang dijelaskan
design interor dan arsitek. Jika ternyata apa yang kita inginkan memang
benar-benar tidak bisa diaplikasikan di hunian kita karena alasan keselamatan,
maka mau tidak mau kita harus mendengar ahlinya berbicara dan mencari
solusi alternatif lainnya. Karena untuk
menyatukan ruangan satu dengan ruangan lainnya agar punya sensai saling
berkaitan adalah hal yang sangat sulit.
Perlu
pengalaman dan jam terbang dari arsitek untuk menciptakan konektivitas ruangan.
Jika saran dari arsitek dan design interior yang sudah kita setujui kemudian
setelah diaplikasikan ternyata tidak cocok menurut selera kita, cobalah untuk
mengajak teman-teman atau tetangga untuk berkunjung dan merasakan suasana di
hunian kita. Jika kebanyakan mereka merasakan sensaasi dan kesinambungan ketika
jalan-jalan kerumah kita, maka arsitek dan design interior telah melakukan
tugasnya dngan sangat baik tanpa kita sadari.
Benang
merah dan konektivitas antara ruang dalam suatu hunian seringkali tidak bisa
kita jelaskan secara detail karena kita tidak mempunyai pengalaman dan jam
terbang untuk menjelaskannya. Tapi
konektivitas itu dapat kita rasakan. Caranya adalah dengan melewati setiap
ruangan dihunian kita secara berulang ulang dan kita nikmati suasana perlahan.
Konektivitas
atau benang merah dari ruangan ke ruangan lain sangatlah penting namun
sebenarnya itu adalah urusan dari arsitek dan design interior sebagai tenaga
ahli. Akan sangat tidak benar jika kita yang menentukan benang merahnya kecuali
mendapat persetujuan dari design interior dan arsitek. Jika kita memang sangat
idealis dan ingin ide kita dimunculkan sendiri itu boleh-boleh saja akan tetapi
kesan kita secara personal tidak akan
mengakomodir kesan kebanyakan orang
Karena
yang mengakomodir kesan kebanyakan orang adalah design interior dan arsitek itu
sendiri
Baca juga artikel lainnya...
Bangunan Modern Menyambut 2015
Renovasi Rumah Unik di Hunian Cluster
Rumah Dengan Gaya Desain Kontemporer
Renovasi Rumah Unik di Hunian Cluster
Rumah Dengan Gaya Desain Kontemporer
Minat Dengan Property yang Lainnya? (:

0 comments:
Post a Comment