Monday, 30 March 2015

Renovasi Rumah Unik di Hunian Cluster

Gambar dari : Arsitek-anda.com

Mempunyai rumah yang setiap ruangannya mempunyai konektivitas atau benang merah untuk menuju ruang lainnya adalah suatu kepuasan sendiri. Warna dasar menjadi penentu utama dari adanya benang merah itu. Jka kita mempunyai dapur dengan tone dasar warna putih, maka sebaiknya ruangan akses menju kemeja makan menggunakan warna soft grey. Karena jika kita menggabungkan antara warna natural dan mencolok, akan kesan elegan akan hilang

Keserasian antara gaya arsitektur dan  design interior yang saling melengkapi juga merupakan faktor penentunya. Jika kita memiliki rumah hunian dengan konsep  kayu-kayuan, sebaiknya furniture dan perlengkapan design interior lainnya tentunya menggunakan material dari alam juga. Kita bisa menggunakan material  dengan warna batu alam, semen expose, dan  bata expose.

Konsep kayu-kayuan bukan berarti menggunakan material kayu, begitu pula dengan bata expose dan semen expose. Kita bisa menggunakan replika dari aluminium sebagai materialnya. Hal itu dikarenakan jika kita menggunakan material alam sungguhan, kita akan kesulitan dalam hal maintenance harian. Replika bahan memungkinkan hunian kita memiliki konsep alam yang low maintenance.

Seringkali ketika benang merah antara seluruh ruangan dalam hunian telah ketemu dan memilki konektivitas dan sangat berkesinambungan dengan design arsitekturnya tetapi karena ada ketidakcocokan dengan karakter pemilik rumah, maka interior seringkali  diubah total. Karakter pemilik rumah sifatnya sangat subjektif sekali namun bukan berarti arsitek dan design interior tidak bisa mengerti keinginan klien. Oleh karena itu, setiap arsitek maupun design interor harus berkomunikasi secara intens dengan pemilik rumah.

Karena Goal dari pemilik rumah sebaiknya eksekusinya harus dibuat oleh pemilik rumah itu sendiri. Konektivitas dan kesesuaian benang merah mungkin terkesan  sebagai goal dari pemilik rumah tapi sebenarnya yang seringkali terjadi dan seringkali tidak terungkapkaan adalah goal dari pemilik rumah, yaitu menentukan sendiri keputusannya. Meskipun ide itu terlahir dari design interior dan arsitek, tapi pemilik rumah akan selalu mencari cara agar mengeluarkan ide yang harus diterima oleh design interior dan arsiteknya. Tidak semua pemilik rumah seperti tapi 80% iya.

Kita sebagai pemilik rumah juga harus bisa mengerti tentang apa yang dijelaskan design interor dan arsitek. Jika ternyata apa yang kita inginkan memang benar-benar tidak bisa diaplikasikan di hunian kita karena alasan keselamatan, maka mau tidak mau kita harus mendengar ahlinya berbicara dan mencari solusi  alternatif lainnya. Karena untuk menyatukan ruangan satu dengan ruangan lainnya agar punya sensai saling berkaitan adalah hal yang sangat sulit.

Perlu pengalaman dan jam terbang dari arsitek untuk menciptakan konektivitas ruangan. Jika saran dari arsitek dan design interior yang sudah kita setujui kemudian setelah diaplikasikan ternyata tidak cocok menurut selera kita, cobalah untuk mengajak teman-teman atau tetangga untuk berkunjung dan merasakan suasana di hunian kita. Jika kebanyakan mereka merasakan sensaasi dan kesinambungan ketika jalan-jalan kerumah kita, maka arsitek dan design interior telah melakukan tugasnya dngan sangat baik tanpa kita sadari.

Benang merah dan konektivitas antara ruang dalam suatu hunian seringkali tidak bisa kita jelaskan secara detail karena kita tidak mempunyai pengalaman dan jam terbang untuk  menjelaskannya. Tapi konektivitas itu dapat kita rasakan. Caranya adalah dengan melewati setiap ruangan dihunian kita secara berulang ulang dan kita nikmati suasana perlahan.

Konektivitas atau benang merah dari ruangan ke ruangan lain sangatlah penting namun sebenarnya itu adalah urusan dari arsitek dan design interior sebagai tenaga ahli. Akan sangat tidak benar jika kita yang menentukan benang merahnya kecuali mendapat persetujuan dari design interior dan arsitek. Jika kita memang sangat idealis dan ingin ide kita dimunculkan sendiri itu boleh-boleh saja akan tetapi kesan kita secara personal  tidak akan mengakomodir  kesan kebanyakan orang

Karena yang mengakomodir kesan kebanyakan orang adalah design interior dan arsitek itu sendiri

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2014 Andis Property